

Judul: The Right to Maim: Debility, Capacity, Disability
Tahun Terbit: 2017
Penerbit: Duke University Press
Halaman: 296
ISBN: Paper ISBN: 978-0-8223-6918-9 / Hardcover ISBN: 978-0-8223-6892-2 / eISBN: 978-0-8223-7253-0
DOI: https://doi.org/10.1215/9780822372530
The Right to Maim adalah sebuah buku yang mengeksplorasi bagaimana negara dan kapitalisme global memanfaatkan tubuh manusia melalui produksi ketidakmampuan (debility) dan kecacatan (disability) sebagai alat kontrol politik. Puar memperkenalkan tiga konsep utama: “debility” (kelemahan tubuh akibat struktur sosial), “capacity” (kemampuan ideal yang diinginkan kapitalisme), dan “disability*” (kecacatan yang diakui secara medis).
Puar memperkenalkan gagasan “hak untuk melukai” (right to maim), di mana negara menggunakan kekerasan untuk melemahkan kelompok tertentu tanpa membunuh mereka, sebagai strategi pengendalian. Ia menunjukkan ini secara jelas dalam konteks Palestina, di mana Israel telah secara sistematis melukai warga Palestina untuk melemahkan perlawanan mereka.
Menggunakan teori biopolitik (Foucault) dan necropolitik (Mbembe), Puar menunjukkan bagaimana kekuasaan modern menciptakan dan mengeksploitasi kondisi ketidakmampuan untuk tujuan politik dan ekonomi. Ia juga mengkritik studi disabilitas arus utama karena mengabaikan struktur global yang menciptakan kecacatan.
Buku ini menghubungkan isu-isu disabilitas dengan ras, gender, dan kolonialisme. Ia menantang pembaca untuk melihat bagaimana tubuh dimanfaatkan sebagai medan kekuasaan dalam kapitalisme global dan kolonialisme modern.

